Memperingati Bulan Bahasa, SMA Negeri 1 Bandar Kabupaten Batang menyelenggarakan ajang Sekarya atau Semangat Ekspresi Berbahasa dan Berkarya. Kegiatan ini menjadi wadah bagi seluruh siswa untuk mengekspresikan kreativitas dan kecintaan melalui bahasa dengan beragam lomba menarik, Kamis (23/10/2025).
Kegiatan Bulan Bahasa tahun ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas X, XI, hingga XII, meliputi Story Telling, Paduan Suara, Cerpen Visual, dan Creative Video. Masing-masing lomba dirancang untuk mengasah kemampuan berbahasa, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memperkuat kolaborasi antar siswa.
Kepala SMA Negeri 1 Bandar, Aris Sugiharto, menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap bahasa. Melalui bahasa, siswa diedukasi belajar mengekspresikan keindahan pikiran menjadi sesuatu yang bermakna.
“Kami ingin menumbuhkan semangat siswa untuk mencintai dan mengekspresikan diri melalui bahasa, tidak hanya dalam bentuk tulisan. Akan tetapi, juga melalui karya dan ekspresi kreatif yang mencerminkan jiwa muda yang positif,” tegasnya.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusias, saat lomba story telling, para peserta menampilkan kemampuan berbahasa dengan ekspresi dan intonasi yang memukau. Lomba paduan suara menghadirkan kekompakan dan harmoni yang menggema di aula sekolah.
Sementara itu, cerpen visual dan creative video menjadi ajang adu ide dan teknologi, di mana siswa menampilkan karya sastra dan pesan moral dalam bentuk visual yang menarik. Adilia Rizki A, selaku ketua panitia, bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa siswa SMA Negeri 1 Bandar memiliki semangat besar untuk berkarya. Setiap lomba bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi wadah untuk menumbuhkan keberanian berekspresi, menghargai karya orang lain, dan belajar bekerja sama,” ungkapnya.
Kegiatan Bulan Bahasa ditutup dengan pengumuman para pemenang dari masing-masing lomba serta penyerahan piagam penghargaan. Semangat dan kreativitas siswa SMA Negeri 1 diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk terus menghidupkan budaya literasi dan ekspresi berbahasa di lingkungan sekolah.
